Cipta Kondisi Polisi Bersama TNI Amankan Ratusan Ranmor Diduga Untuk Bali di Kota Malang

MALANG KOTA, memo-pagi.com– Ratusan motor berknalpot brong yang diduga akan digunakan untuk balap liar ( bali) berhasil diamankan oleh Polresta Malang Kota, Minggu dini hari (01/10).

Motor tersebut terjaring saat personel gabungan Polresta Malang Kota melakukan cipta kondisi bersama TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto S.I.K, M.Si menjelaskan kegiatan cipta kondisi yang dilaksanakan dengan unsur TNI dan stakeholder yang ada itu adalah untuk menciptakan dan menjaga kondusifitas khususnya di wilayah hukum Polresta Malang Kota.

“Apapun yang berpotensi mengganggu ketertiban segera kita cegah, jika ada laporan atau aduan masyarakat segera kita tindaklanjuti dengan melakukan check ke lokasi dan reached kebenarannya,”tegas Kombes Budi Hermanto, Senin (2/10).

Ia mengatakan penindakan motor berknalpot brong tidak lepas dari peran dan laporan masyarakat yang turut memantau kamtibmas di Kota Malang.

“Sebelum pelaksanaan patroli kami juga mendapat aduan dari masyarakat, kami merespons laporan masyarakat tentang penggunaan sepeda motor dengan knalpot brong yang bising,”ujar Kombes BuHer ( sapaan akrab Kapolresta Malang Kota….red).

Dalam kegiatan cipta kondisi bersama TNI dan unsur terkait itu, Polresta Malang Kota berhasil menyita 167 unit motor dengan knalpot brong yang digunakan untuk balap liar.

“Penindakan di empat lokasi, diantaranya Jl Ciliwung, Jl Kaliurang, Araya (Jl Panji Suroso) dan Jl Besar Idjen, “terang Kombes Pol BuHer.

Ia menyebut para joki atau pelaku aksi balap liar itu rata-rata diusia produktif, paling muda berusia sekitar 18 tahun.

Sedangkan pelaku atau pemilik kendaraan tidak hanya dari Malang Raya saja, tapi ada kendaraan dari luar Kota Malang.

“Pelaku balap liar rata-rata masih diusia produktif, beberapa di antara pelaku tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan berasal dari wilayah Malang Raya dan Luar Kota Malang,”jelas Kombes BuHer.

Kapolresta Malang Kota Buher menambahkan pihaknya akan terus melakukan patroli rutin setiap saat.

Ia juga mengatakan kendaraan saat ini diamankan di Polresta Malang Kota selama 30 hari (bagi pelanggar yang mengikuti sidang dan membayar denda di Kejaksaan Negri Kota Malang hingga tanggal 26 Oktober).

Sementara pemilik atau pelanggar yang sudah melakukan pelanggaran berulang akan diberi sansi penahanan kendaraan selama dua bulan dari penindakan.

“Syarat pengambilan bagi pemilik motor bisa mengambil motornya dengan membawa surat-surat kendaraan dan mengganti knalpot standar aslinya (standar pabrik),” pungkas Kombes BuHer. (ang)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Pesan Singkat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanggul Kepada 234 Siswa Kelas XII

JEMBER, memo-pagi.com - Setelah melalui proses belajar yang panjang selama 3 tahun serta menyelesaikan Ujian… Read More

8 jam ago
  • MEMO PAGI

Penyerahan Simbolis Bantuan Pompa Air Dari Kementan RI Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional di Wilayah Kodim 0829/Bangkalan

BANGKALAN, memo-pagi.com - Bertempat di Gedung Manunggal, Kodim 0829/Bangkalan Melaksanakan penyerahan simbolis bantuan pompa air… Read More

13 jam ago
  • MEMO PAGI

Kunjungan Kerja Pangdivif 2 Kostrad di Mabrigif 9/DY/2 Kostrad

JEMBER, memo-pagi.com - Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Anton Yuliantoro, S.I.P., M.Tr.( Han).… Read More

18 jam ago
  • MEMO PAGI

Satgas Yonif 509 Kostrad TK Hololoma ROSITA (Memborong Hasil Tani) mama papua sampai Habis Ludes.

INTAN JAYA, memo-pagi.com - Satgas Yonif 509 Kostrad melalui TK Holomama ROSITA (Memborong Hasil Tani)… Read More

18 jam ago
  • MEMO PAGI

Ojo lali Moco Sholawat, Wes Wayae Kiyai Jadi Bupati Jember

JEMBER, memo-pagi.com -  Ojo Lali Moco Sholawat, Sarasehan Kesenjangan Akses Masyarakat  Miskin Atas Pendidikan yang… Read More

1 hari ago
  • MEMO PAGI

Polda Jatim Amankan Seorang Oknum PNS dan Enam Orang Lainnya Diduga Terlibat Pesta Pil Ekstasi

SURABAYA, memo-pagi.com - Unit I Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur, mengungkap… Read More

2 hari ago