Desa Pancakarya Menunjukkan Wajah Baru, Bangun Harmoni dengan Sentuhan Agamis & Humanis

JEMBER, memo-pagi.com – Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, kabupaten Jember, kini mulai menunjukkan wajah baru. Setelah sempat mengalami kekosongan pemimpin, hadirnya Pj Kepala Desa Ahmad Fauzi membawa semangat segar.

Fauzi mengakui awalnya sempat ragu saat ditunjuk menjadi penjabat kades. Namun berkat dukungan camat, perangkat desa, hingga masyarakat, perlahan ia mampu menjalankan amanah dengan baik. “Awalnya ada rasa takut, tapi alhamdulillah banyak yang memotivasi,” ujarnya dengan senyum.

Dengan pola pendekatan agamis dan humanis, berbagai program desa mulai berjalan lancar. Rutinitas khataman Al-Qur’an bulanan di lima dusun kini menjadi agenda tetap, di mana perangkat desa pun wajib hadir. Tokoh agama setempat, Ustadz Nasir, mengaku terharu karena ulama dan ormas Islam seperti Muslimat NU serta Fatayat selalu dilibatkan dalam kegiatan desa.

Tak hanya sisi keagamaan, Fauzi juga mendorong kegiatan pemuda lewat olahraga. Di setiap dusun dibentuk tim sepak bola, lengkap dengan dukungan fasilitas dari desa. “Bakat anak-anak jangan dibiarkan hilang, eman kalau tidak dikembangkan,” tuturnya.

Perubahan fisik desa juga terlihat jelas. Kantor desa direnovasi, jalan-jalan gang kini sudah dipaving, dan plengsengan dipasang untuk mengurangi risiko licin saat hujan. Warga pun merasa lebih nyaman. “Sekarang enak dilewati, pedagang dan petani juga senang. Bangga jadi warga Pancakarya,” kata Didik, salah satu tokoh masyarakat.

Ke depan, Fauzi berencana menggandeng perusahaan swasta yang ada di Pancakarya, seperti pabrik pengolahan tembakau dan penggilingan padi, untuk bersama-sama mendukung pembangunan desa. Harapannya, kolaborasi ini bisa mempercepat kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)