NGANJUK, memo-pagi.com – Jadi sorotan masyarakat INTI ANIRUD seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang diketahui suami sahnya bernama Agung warga Dusun Mukuh Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjung Anom Kabupaten Nganjuk.
Saat ini bertugas di puskesmas Tanjung Anom, diduga berselingkuh dengan inisial AR, dugaan tersebut bermula keduanya masuk dan keluar ke salah satu hotel di Kabupaten Kertosono pristiwa ini terjadi pada Selasa sore (8/7/2025).
Inti Anirud bersama AR di hotel dengan alasan ingin istirahat hanya menemani tidur dikamar hotel, serta berdalih kalau AR sebagai saudara sendiri.
Dengan bermacam-macam alasan, Guna mengelabuhi tiem media, supaya hubungan keduanya tidak di ketahui oleh keluarga masing masing.
Dengan kejadian tersebut INTI ANIRUD dilarang oleh AR untuk memberi keterangan apapun terkait kejadian pada waktu di hotel.
Lanjut INTI ANIRUD saat di temui di puskesmas mengakui kalau dirinya dengan AR dari hotel, meskipun tidak memberi keterangan secara detail.
Akan tetapi dirinya tidak membantah sama sekali, iya menelpon AR dengan gugup , namun aneh nya INTI ANIRUD menyapa AR dengan nada romantis.
Dalam pembicaraan menyampaikan ,” papa saja ya, yang menjelaskan hal ini kepada media karena mama takut keliru, karna papa kan yang suruh mama diam, kalau ada yang bertanya tentang kita di hotel, ini papa ngomong kepada anak media seraya memberikan telpon yang masih aktif kepada salah satu media”.
Dari percakapan INTI ANIRUD dengan AR ini membuat semua orang bertanya tanya dengan kemesraan keduanya, kalau sebatas persaudaraan kenapa mesra sekali..?
Setelah itu lanjut konfirmasi dengan AR melalui telepon WhatsApp milik INTI ANIRUD, ia menjelaskan kepada awak media prihal hubunganya dengan INTI ANIRUD.
Bahwa saya tidak memiliki hubungan apa apa selain hubungan saudara, dan saya dihotel hanya istirahat saja tidak mungkin kami berdua melakukan selayaknya suami istri dengan saudara sendiri, ujarnya.
“Saya mohon kalau kita salah kami mintak maaf, saya jugak berharap ini tidak di mediakan karna ini jugak tidak pantas diketahui banyak orang”, tuturnya.
Namun ketakutan INTI ANIRUD terkait kejadian ini akan terbit ke surat kabar, semakin nampak kegelisahanya.
Dengan rasa gelisah menghubungi AR melalui telpon WhatsApp berkali kali, menyuruh AR untuk menemui tim media ini supaya dapat ditutup pemberitaan nya.
Hingga AR pun mengajak pertemuan dengan awak media jam satu siang dengan tujuan agar kejadian ini silent akan tetapi tim media menolak meskipun menjanjikan akan menganti biaya operasionalnya senilai dua juta. (Bersambung)
Nantikan edisi berikutnya kisah perjalanan AR di episode berikutnya. (tim)