JEMBER, memo-pagi.com – Kelompok Tani Sekar Mayang Desa Mumbulsari Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember, menerima Program bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) dari Kementerian Pertanian RI, Sumber Anggaran dari APBN TP dengan Pagu Anggaran sebesar Rp 112,8 juta, tiap titik Irigasi Perpompaan minimal dapat mensuplai kebutuhan air irigasi untuk 10 Hektare terlaksana menjadi 43 Hektar.
Dengan adanya program Irpom Kelompok Tani Sekar Mayang yang di ketuai H. Mohammad Nor bersama ketua UPKK Dedi Giantoro Brahmono, tepatnya di Desa Mumbulsari memanfaatkan sebaik mungkin,
Bahkan program Irpom sudah rampung dan hasilnya sangat memuaskan, Bisa menyuplai kebutuhan air sebesar 43 hektar, dengan penerima manfaat sebanyak 78 petani.
Yang terlihat luar biasa, pelaksanaan program ini tiap bidang sawah di beri kran air dengan paralon sebesar 3 dem, petani kalau membutuhkan air tidak perlu repot-repot, hanya tinggal membuka kran saja, jadi air tidak terbuang sia-sia.
bahkan adanya program ini, petani di Kecamatan Mumbulsari bisa lebih optimal dalam mengelola tanah sawah, bisa mewujudkan Kabupaten Jember sebagai daerah swasembada pangan.
Di lokasi Program, Ketua UPKK Dedi Giantoro Brahmono, menyampaikan,
tahun 2024 kami mendapat bantuan program irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian, bantuan Irpom sangat bermanfaat bagi kami, karena bisa memenuhi kebutuhan air para petani, sehingga kami para petani bisa lebih optimal dalam mengelola sawah.
Terlebih untuk satu unit Irpom tersebut, pelaksanaannya petani harus kompak dan kerjasama, karena petani semua membutuhkan air, contohnya di sini Poktan Sekar Mayang satu unit Irpom sebenarnya mensuplai kebutuhan air sawah 10 hektare, atau setara dengan 35 sampai 40 petani, terealisasi menjadi 43 hektare dan 78 petani penerima manfaat.
Dalam setiap bidang lahan sawah terpasang kran dengan paralon kapasitas tiga dem sebanyak 78 lahan, guna petani kalau membutuhkan air tidak repot – repot kesana kesini tinggal membuka kran nya saja, dan air tidak meresap kemana-mana.
Untuk Irpom ini, juga ada pembangunan tandon serta rumah panel dan terpasang instalasi listrik, tandon berguna menampung air bila listrik padam, pengunaan nya juga Gratis, asalkan air tandon masih ada, jadi hanya beli token listrik kalau habis, nomor token sudah tertera di lokasi.
Lanjut Dedi, terkait dana memang kurang, berhubung petani sangat antusias dan kompak, bersama-sama menyepakati dengan cara swadaya untuk kekurangan nya, maka dari itu kebersamaan sangat penting, jadi petani sekarang bisa memanfaatkan program Irpom tersebut dengan puas.
Petani Desa Mumbulsari merasa bersyukur dan berterima kasih, karena sangat membantu kebutuhan terkait air yang selama ini didamba-dambakan, sehingga kami para petani bisa lebih optimal dalam mengelola lahan sawah.
Dedi juga berharap kepada kelompok tani, supaya menjaga dan memelihara bersama-sama pembangunan Program Irpom ini dan kami juga berharap pemerintah membantu terkait pembangunan Irigasi dan Jalan untuk mempermudah nya. Harapnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Imam Sudarmaji melalui Kabid Sarpras Kabupaten Jember Sri Agiyanti menjelaskan, bahwa program Irpom untuk mendukung optimalisasi persawahan khususnya lahan sawah tadah hujan.
Salah satunya Kelompok Tani Sekar Mayang Desa Mumbulsari Kecamatan Mumbulsari, yang mendapatkan program Irpom, yang sudah di manfaatkan oleh petani.
Kegiatan Irigasi Perpompaan bertujuan untuk menambah pasokan air pertanian dari berbagai sumber air yang belum termanfaatkan secara optimal.
Sumber Air dapat berasal dari air permukaan maupun air tanah, tiap titik Irigasi Perpompaan minimal dapat mensuplai kebutuhan air irigasi untuk 10 hektare sedangkan di desa mumbul mencapai 43 hektare, ini sangat luar biasa terbukti antusiasnya dan partisipasi petani.
Dengan Sumber Anggaran dari APBN TP dengan Pagu Anggaran 112,8 juta.
Pekerjaan dilakukana secara swakelola ke Kelompok Tani.
Kelompok Tani Harus membentuk Unit Pengelola Kegiatan dan Keuangan (UPKK) Terlebuh dahulu sebelum dapat program Irpom.
Kegiatan Irpom diutamakan pada sawah tadah hujan atau sawah yang sering mengalami kekeringan.
Kegiatan Irpom diharapkan mampu menaikkan Indeks Pertanaman Padi sehingga dapat mendukung ketahanan pangan.
“Program ini juga mendukung optimalisasi lahan untuk program perluasan areal tanam yang terbagi di beberapa kecamatan di Kabupaten Jember, dimana dalam pelaksanaannya, program irigasi perpompaan tahun 2024 lalu melibatkan partisipasi masyarakat dengan mengalokasikan dana dari pemerintah pusat kepada kelompok tani yang mengerjakan,”
Sri menambahkan, “Program irigasi perpompaan ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian di kabupaten Jember. Sehingga membuka peluang pengembangan sektor pertanian dan ekonomi bagi masyarakat petani. Harapnya. (dik)