MEMO PAGI

Polisi Berhasil Amankan Dua Terduga Pengedar Pil Trex di Situbondo

SITUBONDO, memo-pagi com – Satresnarkoba Polres Situbondo mengungkap peredaran obat keras berbahaya (Okerbaya) jenis Pil Trihexyphenidyl (Trex) di Wilayah Kabupaten Situbondo.

Dalam pengungkapan jaringan ini, Tim Opsnal Satresnarkoba mengamankan 2 tersangka ditempat yang berbeda. Keduanya adalah HS (27) dan SY (20).

Tersangka HS warga Desa Kilensari Kecamatan Panarukan diduga sebagai pengedar Pil Trex ditangkap disebuah rumah di Desa Wringinanom Kecamatan Panarukan.

Barang bukti yang berhasil disita adalah 42 butir Pil Trex didalam plastik klip, 1 pak plastik klip, uang diduga hasil penjualan sebesar Rp. 50.000, 1 buah HP, 1 botol plastik dan Tas selempang serta sebuah dompet.

Tersangka SY warga Kecamatan Kapongan berhasil ditangkap di Jalan Raya Basuki Rahmat Situbondo.

Barang bukti yang berhasil disita adalah 931 Pil Trex terbagi dalam beberapa bungkus plastik klip, uang tunai sebesar Rp. 150.000, 1 botol plastik bekas isi Pil Trex, 1 buah HP dan 1 unit sepeda motor tanpa dilengkapi plat nomor.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Luthfi, S.H. mengungkapkan bahwa kedua tersangka tertangkap tangan ketika hendak mengedarkan sediaan farmasi jenis trihexyphenidyl yang tidak memenuhi standart dan persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan.

“Perbuatan tersangka ini diduga melanggar pasal 435 Jo pasal 138 ayat (1 dan 2) dan atau Pasal 436 ayat 1,2 Jo pasal 145 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun. Kedua tersangka saat ini ditahan, demikian pula barang buktinya, juga diamankan di Polres Situbondo,” terang AKP Muhammad Luthfi, Senin (23/10/2023)

Untuk mengungkap kasus tersebut, aparat kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, memeriksa tersangka dan mengirimkan barang bukti yang ada ke Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Surabaya.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk menemukan kemungkinan ada pelaku lain yang terkait,” pungkasnya. (dik)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Keseruan hari pertama masuk sekolah di SDN Baratan 02

Jember, memo-pagi.com - 15 juli 2024,Hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran 2024/2025 sudah berlangsung,… Read More

18 jam ago
  • MEMO PAGI

Gebuk….!!!: Mafia Tanah Bangkalan Menjadi Surganya Bagi Para ” Mafia Tanah “

BANGKALAN, memo-pagi.com - 6 Juli 2024, Bangkalan yang dikenal dengan nama Kota Dhikir dan Shalawat,… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Kapolres Bangkalan Gelar “Piramida” Bersama Awak Media Wujudkan Kamtibmas Jelang Pemilukada

BANGKALAN, memo-pagi.com - Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif dan memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas)… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Pagu Siswa Baru Tahun Ajaran 2024/2025 SMPN 2 Bangkalan Kini Telah Terpenuhi Sebanyak 320 Siswa Baru

BANGKALAN, memo-pagi.com — Dalam momen PPDB atau Penerimaan Peserta Didik Baru di SMPN 2 Bangkalan… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Berikan Ucapan HUT Bhayangkara Ke 78, Danramil Burneh Kunjungi Mapolsek Burneh

BANGKALAN, memo-pagi.com – Danramil 0829-04/Burneh, Kapten Inf Edi Kuswoyo Hadi dan jajaranya melakukan kunjungan ke… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Kodim 0829/Bangkalan Laksanakan Komsos Dengan Aparat Pemerintah

BANGKALAN, memo-pagi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0829 Bangkalan Telah menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos)… Read More

2 minggu ago