MEMO PAGI

Polres Tuban Amankan Tersangka Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur

TUBAN, memo-pagi.com – Laki -laki inisial TE (27) warga Kecamatan Palang Kabupaten Tuban harus meringkuk di jeruji besi Polres Tuban Polda Jatim.

Pasalanya ia terbukti tega melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap keponakannya sendiri yang masih dibawah umur sebut saja bunga (16) hingga hamil dan melahirkan.

Dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Rianto, S.H, M.H., pada Selasa (06/02/2024) terungkap bahwa pelaku tega melakukan aksi bejatnya karena ibu korban mempunyai hutang terhadap pelaku sebesar Seratus Ribu Rupiah.

Sebelum melakukan aksinya pelaku mengancam korban akan membunuh ibunya jika tidak menuruti kemauan pelaku.

Karena takut dengan ancaman pelaku akhirnya korban menuruti kemauan tersangka hingga 4 (empat) kali disetubuhi pelaku dalam kurun waktu 4 bulan dari bulan mei sampai Agustus 2024 hingga akhirnya korban hamil dan melahirkan.

“Menurut keterangan dari korban sebanyak empat kali” ucap AKP Rianto.

Peristiwa persetubuhan pertama kali dilakukan oleh pelaku sekitar bulan Mei 2023 sekira pukul 16.00 Wib ditaman belakang sebuah Cafee di Tuban.

Sedangkan kejadian terakhir menurut pelaku pada bulan Agustus 2023 di rumah korban,dengan mengancam korban agar mau mengikuti kemauan pelaku.

“Korban khawatir ibunya akan dibunuh karena mempunyai hutang Seratus Ribu rupiah terhadap tersangka,” imbuh AKP Rianto.

Terungkapnya kejadian tersebut setelah korban melaporkan kepada Polisi pada tanggal 25 Januari 2024.

Dari hasil pengembangan oleh Penyidik, pelaku tak hanya melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban, pelaku juga melakukan sodomi terhadap adik laki-laki korban yang baru berusia 10 (sepuluh) tahun yang ia lakukan sebanyak 7 (tujuh) kali.

“Jadi selain aksi bejatnya ini, tersangka juga melakukan sodomi terhadap adik korban sebanyak tujuh kali” ungkap AKP Rianto.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya saat ini pelaku dijerat pasal 82 Jo pasal 76 E dan atau Pasal 81 Jo Pasal 76 D UU RI No.17 Th 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang No.01 Th 2016 tentang perubahan ke dua atas Undang-undang RI No. 23 Th 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang.

“Dengan ancaman hukumannya 15 (Lima Belas) tahun penjara,”pungkas Kasat Reskrim Polres Tuban Polda Jatim. (dik)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Keseruan hari pertama masuk sekolah di SDN Baratan 02

Jember, memo-pagi.com - 15 juli 2024,Hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran 2024/2025 sudah berlangsung,… Read More

17 jam ago
  • MEMO PAGI

Gebuk….!!!: Mafia Tanah Bangkalan Menjadi Surganya Bagi Para ” Mafia Tanah “

BANGKALAN, memo-pagi.com - 6 Juli 2024, Bangkalan yang dikenal dengan nama Kota Dhikir dan Shalawat,… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Kapolres Bangkalan Gelar “Piramida” Bersama Awak Media Wujudkan Kamtibmas Jelang Pemilukada

BANGKALAN, memo-pagi.com - Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif dan memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas)… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Pagu Siswa Baru Tahun Ajaran 2024/2025 SMPN 2 Bangkalan Kini Telah Terpenuhi Sebanyak 320 Siswa Baru

BANGKALAN, memo-pagi.com — Dalam momen PPDB atau Penerimaan Peserta Didik Baru di SMPN 2 Bangkalan… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Berikan Ucapan HUT Bhayangkara Ke 78, Danramil Burneh Kunjungi Mapolsek Burneh

BANGKALAN, memo-pagi.com – Danramil 0829-04/Burneh, Kapten Inf Edi Kuswoyo Hadi dan jajaranya melakukan kunjungan ke… Read More

2 minggu ago
  • MEMO PAGI

Kodim 0829/Bangkalan Laksanakan Komsos Dengan Aparat Pemerintah

BANGKALAN, memo-pagi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0829 Bangkalan Telah menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos)… Read More

2 minggu ago