MEMO PAGI

Polresta Malang Kota Berhasil Ungkap Kasus Mutilasi di Sawojajar, Tersangka Dikenal Sebagai Paranormal

KOTA MALANG, memo-pagi.com – Kasus mutilasi yang menggegerkan Kota Malang di Sawojajar sudah berhasil diungkap oleh Satreskrim Polresta Malang Kota, Polda Jatim.

Kasus yang terjadi Oktober 2023 berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota pada awal Januari 2024.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan pihaknya telah mengamankan AR (39).

Dijelaskan bahwa tersangka AR (39) dan korban AP (34) awal mula saling mengenal dari sosial media sejak sekitar Juni 2023 dan kemudian terjalinlah hubungan sebagai pasien dan paranormal.

Perkenalan tersebut berdasarkan atas keinginan korban dalam meminta bantuan tersangka untuk membuat seseorang jatuh cinta padanya.

Permintaan tersebut pun dituruti oleh tersangka karena tersangka dikenal sebagai tukang lintrik atau pelet dan dikenal sebagai ilmu pengasihan.

“Pada Jumat, 30 Juni 2023, korban datang ke rumah tersangka dengan maksud untuk melakukan ritual lintrik terhadap seseorang,” kata Kompol Danang,Jumat (12/1).

Masih kata Kompol Danang, selesai ritual tersebut antara korban dengan tersangka tetap berkomunikasi melalui whatsapp.

Pada Minggu, tanggal 15 Oktober 2023, sekitar pukul 18.00 WIB, korban datang kerumah tersangka dan saat dirumah tersangka, korban mengatakan bila lintrik/pelet yang tersangka lakukan kurang maksimal.

“Selanjutnya pada sekitar pukul 20.00 WIB terjadi cek cok antara korban dan tersangka, kemudian tiba-tiba korban langsung menampar tersangka dan memukul kepala tersangka” terang Kompol Danang

Dijelaskan pula bahwa tersangka membalas dengan memukul korban dengan tangan kosong mengenai hidung korban hingga menyebabkan hidung korban berdarah.

Selanjutnya tersangka mengambil senjata tajam jenis celurit yang saat itu berada di bawah wastafel, dan langsung membacokkan
celurit tersebut kearah korban sebanyak 2 (dua) kali mengenai leher bagian kiri, hingga langsung menyebabkan leher korban robek, korban roboh dan mengakibatkan korban meninggal.

“Menurut pengakuan tersangka, pada Senin, tanggal 16 Oktober 2023 tersangka membeli senjata tajam yang akan digunakan untuk memutilasi mayat korban menjadi 9 bagian,” tambah Kompol Danang.

Dijelaskan potongan tersebut dimasukan ke dalam tas kresek besar warna hitam dibagi menjadi 3 kemudian membuang potongan tubuh tersebut di sungai Bango Kel. Bunulrejo Kec. Blimbing Kota Malang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 ayat (3) KUH Pidana Subsider 338 KUH Pidana dan 340 KUH Pidana.

“Ancaman hukuman penjara 15 tahun atau pidana mati atau penjara seumur hidup,” pungkas Kompol Danang. (dik)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Kecewa Pelayanan Buruk RSUD Kayuagung, Qiqi Anggota Sat Pol PP OKI Viralkan di Medos

KAYU AGUNG, memo-pagi.com - Qiqi salah satu anak seorang pasien penyakit mata merasa kecewa dengan… Read More

6 jam ago
  • MEMO PAGI

Tk Koper Satgas Yonif 509 Kostrad membagikan Al-Kitab kepada salah satu Tokoh Pemuda di Intan Jaya.

INTAN JAYA, memo-pagi.cim - Dalam rangka memupuk Solidaritas umat beragama, TK Koper Satgas Yonif 509… Read More

8 jam ago
  • MEMO PAGI

Pemkab Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan

BANGKALAN, memo -pagi.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Moh Taufan Zairinsjah, mewakili Penjabat (Pj)… Read More

11 jam ago
  • MEMO PAGI

Pembukaan Jatim Coffee & Trade Fest Di KCM Jember Oleh MAKI Jatim

JEMBER, memo-pagi.com - Luar biasa LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menggelar Jatim Coffee and… Read More

24 jam ago
  • MEMO PAGI

Terkait Pemekaran Desa Jenggawah Masyarakat Datangi DPMD Kabupaten Jember

JEMBER, memo-pagi.com - Setelah musyawarah bersama dan Sesuai arahan Kepala Desa Jenggawah, akhirnya Perwakilan Masyarakat… Read More

1 hari ago
  • MEMO PAGI

Kasus Korupsi Pengadaan Tanah BPWS Di Desa Sukolilo Barat Diduga Adanya Kejanggalan Dalam Kasus Penegakan Hukum

BANGKALAN, memo-pagi.com - Kamis.23 Mei 2024, Dalam permasalahan dugaan kasus korupsi pengadaan tanah BPWS di… Read More

1 hari ago