JEMBER, memo-pagi.com – Kabupaten Jember, yang dipimpin oleh Muhammad Fawait akrab du panggil Gus Bupati, kembali menorehkan capaian membanggakan dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, skor Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Kabupaten Jember mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2025.
Pada tahun 2024, Kabupaten Jember mencatat skor KIP sebesar 93,98 dengan kategori Informatif. Memasuki tahun 2025, skor tersebut melonjak menjadi 98,11, atau meningkat 4,13 poin, sekaligus tetap mempertahankan predikat Informatif.
Capaian ini menempatkan Kabupaten Jember sebagai peringkat pertama dalam Keterbukaan Informasi Publik di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur.
Peningkatan skor ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengimplementasikan prinsip keterbukaan informasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Pemerintah daerah secara konsisten mendorong setiap perangkat daerah untuk menyediakan informasi publik yang mudah diakses, akurat, dan tepat waktu bagi masyarakat.
Dalam pemeringkatan wilayah Tapal Kuda, Kabupaten Jember unggul dengan skor 98,11, disusul Kota Probolinggo 97,90, Kabupaten Lumajang 96,80, dan Kabupaten Banyuwangi 96,61.
Capaian ini menegaskan posisi Jember sebagai daerah yang serius membangun budaya transparansi dan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terus berbenah dalam tata kelola informasi, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan kualitas layanan informasi publik.
Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan terpercaya.
Lebih dari sekadar angka dan peringkat, keterbukaan informasi publik merupakan wujud tanggung jawab moral pemerintah kepada warganya.
Transparansi menjadi jembatan kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Bupati Jember Muhammad Fawait, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi, memperluas akses layanan publik resmi, serta memastikan hak masyarakat atas informasi terpenuhi secara adil dan bertanggung jawab.
Dengan semangat “Jember Baru, Jember Maju”, keterbukaan informasi diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Pewarta : didik