TAGANA Bersama Kepala Desa dan Warga Harjomulyo, Akan Bangun Rumah Lansia Sebatang Kara yang Ambruk

JEMBER, memo-pagi.com — Kepedulian dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh Sahabat Taruna Siaga Bencana (TAGANA) bersama pemerintah desa dan masyarakat Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Mereka bergerak cepat membantu pembangunan kembali rumah seorang warga lanjut usia, Ibu Ya/Suti, yang rumahnya roboh akibat kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni.

Musibah tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Dusun Sumber Lanas Barat RT 001 RW 016, Desa Harjomulyo.

Rumah sederhana milik Ibu Ya/Suti ambruk hingga rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, kerusakan total membuat Ibu Ya/Suti, yang diketahui hidup sebatang kara, kehilangan tempat tinggal dan tidak mampu melakukan perbaikan secara mandiri.

Informasi kejadian pertama kali dilaporkan oleh warga setempat kepada pemerintah desa dan Sahabat TAGANA.

Menyikapi kondisi yang sangat memprihatinkan tersebut, berbagai unsur langsung melakukan koordinasi untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, akan diadakan kerja bakti pembangunan rumah.

Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kecamatan Sio, Pemerintah Desa Harjomulyo terutama Kepala Desa, Sahabat TAGANA, serta masyarakat sekitar yang secara sukarela menyumbangkan tenaga dan waktu.

TAGANA Desa Harjomulyo, Hasan Basri, menyampaikan bahwa pembangunan rumah Ibu Ya/Suti nantinya dilaksanakan dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Material bangunan diperoleh dari para donatur serta kepala Desa Harjomulyo yang tergerak hatinya untuk membantu, sementara proses pengerjaan dilakukan langsung oleh relawan TAGANA bersama warga desa.

“Nantinya pembangunan rumah ini murni atas dasar kemanusiaan. Bahan material berasal dari para donatur beserta kepala desa harjomulyo, sedangkan tenaga kerja kami kerahkan dari TAGANA Desa Harjomulyo dibantu masyarakat sekitar.

Kami ingin memastikan Ibu Ya/Suti kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” ujar Hasan Basri, Rabu (17/12/2025).

Kondisi Ibu Ya/Suti saat ini memang sangat memprihatinkan. Usia lanjut dan hidup sebatang kara membuatnya sangat bergantung pada kepedulian lingkungan sekitar.

Kehadiran TAGANA dan berbagai pihak menjadi harapan besar bagi korban untuk dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan bermartabat.

Pemerintah Desa Harjomulyo dan Kecamatan Silo mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan TAGANA serta solidaritas warga.

Mereka berharap kegiatan sosial semacam ini terus terjaga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, khususnya kelompok rentan seperti lansia.

Kegiatan pembangunan rumah nantinya tidak hanya menjadi upaya pemulihan pascabencana, tetapi juga menjadi cermin kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang masih hidup di tengah masyarakat Desa Harjomulyo.

Dari kepedulian bersama inilah, harapan baru tumbuh bagi Ibu Ya/Suti untuk kembali memiliki rumah yang layak dan aman sebagai tempat bernaung.

Pewarta : didik