JEMBER, memo-pagi.com – Demi Kabupaten Jember lebih baik, Wakil Bupati Djoko Susanto mendadak berkunjung ke kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), memberi arahan dan ditemukan ada yang tak lazim. Jumat (14/3/2024).
Dalam tujuanya guna Meningkatkan manejemen administrasi, pengembangan kompetensi ASN serta ASN yang ditempatkan dalam jabatan benar-benar mempunyai kopetensi keahlian di bidangnya dan pempertanyakan proses 17 PLT.
Wabup Djoko Susanto menyampaikan sebetulnya tidak ada maksud lain hanya silaturahmi aja melihat dinas-dinas yang ada di pemerintahan itu sudah berjalan dengan baik atau belum.
Bahwa berkunjung ke sini di BKP SDM Alhamdulillah saya bisa ketemu seluruh pejabat teman-teman terlihat sangat semangat saya apresiasi.
Tidak seperti waktu kunjungan ke Dinas Pendapatan Daerah yang tidak satupun ada pejabat Eselon 2 atau 3 nya yang menemui.
Hal ini sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat kepala Dinas bicaranya cuman nyelawat di tunggu sampai lama tidak kunjung datang juga.
Kalau seperti ini sebetulnya mental-mentalnya harus diperbaiki kususnya mental disiplin pegawai.
Lanjut Wabup kunjungan ke BKP SDM sekaligus ingin melihat kepatuhan prosedur dalam rangka pengelolaan seperti yang beredar di media.
Saya sedang mempertanyakan proses penerbitan 17 PLT diduga tidak dilakukan sebagaimana lazimnya ini menjadi catatan temuan hari ini.
Menjadi momentum perbaikan pengelolaan sumber daya manusia di pemerintahan yang lebih baik lagi.
kunjungan saya ke beberapa Dinas dengan niat untuk membenahi tujuannya perbaikan bukan untuk mencari-cari masalah. Tuturnya.
Kepala Dinas BKP SDM Suko Winarno menyampaikan, kedatangan Wabup saya sangat terkejut karena tidak ada pemberian sebelumnya, ada beberapa hal yang pertama bagaimana membangun manajemen, termasuk juga bagaimana pengembangan kompetensi bagi ASN.
Serta mempertanyakan proses dan prosedur terkait 17 PLT, sudah saya berikan tadi serta penjelasanya.
Kemudian untuk pengembangan kompetensi jadi itu merupakan bagian yang penting karena untuk Bagaimana sumber daya manusia yang ASN ditempatkan dalam jabatan itu benar-benar mempunyai kompetensi mempunyai keahlian di bidangnya.
Sehingga akan berdampak kepada pembangunan di Kabupaten Jember beliau menyampaikan kalau di dalam penempatan jabatan sesuai dengan kompetensinya maka meyakini akan membawa kebaikan.
Bahwa beliau juga menyampaikan, yang tinggi standarnya bukan hanya sampai kepada input,output ocam tapi juga sampai kepada impact, jadi ini luar biasa.
Kami tadi banyak mencatat dari beliau sebagai bahan evaluasi bagi kami tentunya untuk bagaimana melakukan ke depan lebih baik pengelolaan manajemen di Kabupaten Jember, tentunya disesuaikan dengan visi misi secara otomatis dengan Bupati. Ungkapnya. (dik)