Wujud Nyata Kepeduli Pemkab Jember, Salurkan Insentif Guru Ngaji di Desa Harjomulyo “Penuh Rasah Sukur”

JEMBER, memo-pagi.com – Wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap para pengajar Al-Qur’an kembali terlihat melalui penyaluran insentif guru ngaji di seluruh Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Salah satu titik penyaluran berlangsung di Desa Harjomulyo, yang dilaksanakan dengan penuh rasa syukur dan haru pada Kamis (23/10/2025).

Kepala Desa Harjomulyo, H. Kartono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gus Bupati atas perhatian yang diberikan kepada para guru ngaji di desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Dari total 114 guru ngaji yang kami ajukan, sebanyak 99 dinyatakan lolos. Tetapi daftar penerima hari ini 89 penerima, Jumlah hadir : 86
Sisa yang belum diambil 3 orang yaitu
1. Moh Bakri karena buku tabungannya tidak ketemu. 2. Tuni karena umroh. 3. Moh Soni karena tdak ada KTP, masih proses ngurus KTP.

Sementara 10 lainnya akan menyusul pada tahap kedua karena kendala administrasi, seperti perbedaan data KTP dan KK, serta penggunaan rekening atas nama anggota keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Kartono menambahkan bahwa data yang telah direvisi sudah diserahkan kepada dinas terkait untuk diproses kembali. Ia juga menegaskan bahwa yang 14 nama tidak masuk daftar penerima karena belum memenuhi ketentuan jumlah santri sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berharap, dengan adanya bantuan insentif ini, para guru ngaji semakin semangat dalam mendidik santri-santrinya, dan terus berperan aktif dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ungkapnya penuh harap.

Salah satu penerima manfaat, Ustaz Arifin, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah terhadap para pengajar agama.

“Kami sebenarnya mengajar dengan niat ikhlas, tidak berharap imbalan. Tapi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Jember ini sungguh membuat kami merasa diperhatikan. Semoga membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.

Program insentif ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan semangat para guru ngaji, sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, moral, dan akhlak bagi generasi penerus bangsa. (dik)