Bunga Desaku Hadir di Mayang, Bupati Jember Berpesan Kepada RT, RW, dan Kader Posyandu Sampaikan Program Pemerintah

JEMBER, memo-pagi.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku).

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui pertemuan bersama Ketua RT, Ketua RW, dan kader Posyandu se-Kecamatan Mayang yang digelar di Lapangan Desa Kejayan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini disambut dengan antusias oleh ratusan peserta. Hadir secara langsung Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Muspika Kecamatan Mayang, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Mayang, para Ketua RT dan RW, serta kader Posyandu dari seluruh desa di wilayah tersebut.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog sekaligus wadah mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dengan para pelaksana pembangunan di tingkat akar rumput.

Sebagai pihak yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, RT, RW, dan kader Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi, mendampingi warga, serta memastikan berbagai program pemerintah dapat berjalan secara efektif.

Dalam sambutannya, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama para penggerak di tingkat desa dan lingkungan.

“Saya meminta bantuan kepada semuanya untuk terus memperkenalkan program-program pemerintah seperti Universal Health Coverage (UHC), Peta Cinta, Cinta Bergema(Cerdas dan Berkarakter Bebas dari Kemiskinan) dan berbagai program lainnya. Karena semua adalah ujung tombak dari seluruh program Pemerintah Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Menurutnya, RT, RW, dan kader Posyandu merupakan jembatan yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat.

Melalui komunikasi yang baik dan pendekatan yang humanis, berbagai program prioritas daerah akan lebih mudah dipahami, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bupati juga berharap seluruh peserta dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing.

Dengan sinergi yang kuat, berbagai persoalan masyarakat dapat diselesaikan lebih cepat melalui koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat di tingkat desa.

Selain menjadi forum penyampaian arahan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi. Berbagai masukan yang disampaikan Ketua RT, Ketua RW, dan kader Posyandu akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, pengendalian penduduk, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Bagi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember, kolaborasi dengan RT, RW, dan kader Posyandu menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Mereka memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kesehatan, memantau kondisi ibu dan anak, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.

Melalui program Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember terus membangun pola pemerintahan yang lebih dekat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah warga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat desa.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terus diperkuat, Pemkab Jember optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, sehingga cita-cita mewujudkan masyarakat Jember yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing dapat tercapai secara berkelanjutan. (dik)