JEMBER, memo-pagi.com– Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali dibuktikan melalui pembukaan Program Beasiswa Cinta Bergema 2026.
Di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., sebanyak 4.200 kuota beasiswa resmi dibuka untuk putra-putri Kabupaten Jember.
Pendaftaran berlangsung mulai 20 hingga 25 Juli 2026 melalui portal resmi Beasiswa Bergema Pemerintah Kabupaten Jember.
Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada lagi generasi muda Jember yang terhambat mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kendala lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata perhatian Bupati Jember terhadap masa depan generasi muda.
“Kami ingin menyapa seluruh masyarakat Jember sekaligus menyampaikan salah satu program prioritas Gus Bupati di bidang pendidikan. Beliau menginginkan tidak ada lagi putra-putri Jember yang gagal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hanya karena keterbatasan biaya. Pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurut Nurul Hafid Yasin, selama masa kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan total 20.000 beasiswa sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa kemajuan daerah.
Keberhasilan program tersebut mulai terlihat sejak tahun 2025. Saat itu, sebanyak 7.146 mahasiswa berhasil menerima manfaat Beasiswa Cinta Bergema dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Pada tahun 2026, kesempatan kembali dibuka dengan kuota 4.200 penerima, yang pendaftarannya berlangsung mulai 20 hingga 25 Juli 2026.
Program Beasiswa Cinta Bergema tahun ini memberikan kesempatan kepada masyarakat melalui enam kategori penerima, yaitu Prestasi Akademik dan Nonakademik, Afirmasi Ekonomi, Guru dan Perangkat Desa, Santri dan Tahfiz Al-Qur’an, Kompetisi, serta Jalur Khusus.
Melalui berbagai kategori tersebut, pemerintah berupaya memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dari berbagai latar belakang.
Tidak hanya mahasiswa berprestasi, tetapi juga anak-anak dari keluarga kurang mampu, santri, guru, perangkat desa, hingga peserta dengan prestasi kompetisi dan jalur khusus memperoleh kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Jember menempatkan pendidikan sebagai investasi terbaik untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semakin banyaknya generasi muda yang memperoleh akses pendidikan tinggi, diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang mampu menjadi penggerak pembangunan daerah di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan agar segera melakukan pendaftaran sebelum batas akhir pada 25 Juli 2026.
Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh putra-putri terbaik Jember demi mewujudkan cita-cita dan masa depan yang lebih cerah.
Melalui Program Beasiswa Cinta Bergema, Pemkab Jember kembali menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk investasi untuk membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membawa Kabupaten Jember menuju kemajuan yang berkelanjutan. (Dik)