MEMO PAGI

Polres Madiun Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Truk Rokok, Tiga Tersangka Diamankan

MADIUN, memo-pagi.com – Kasus perampokan truk pengangkut rokok di yang terjadi di wilayah hukum Polres Madiun, berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Madiun Polda Jatim.

Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K., M.Si saat konferensi pers membeberkan kronologis kejadian yang bermula pada hari Sabtu, tanggal 24 Februari 2024, sekitar pukul 02.00 WIB, di daerah Ds. Buduran, Kec. Wonoasri, Kab. Madiun tersebut.

Menurut AKBP Muhammad, pelaku berpura-pura sebagai anggota Polisi Lalu Lintas dan mengatakan kepada korban bahwa truk tersebut telah melanggar aturan lalu lintas.

Kemudian secara paksa menarik pengemudi ke dalam mobil Toyota Avansa dan memborgol serta menutup matanya dengan lakban.

“Motif pelakunya yakni mencegat truk korban dan pelaku menyaru sebagai polisi menyuruh korban untuk berhenti. Lalu korban dilakban diangkut melalui mobil Avanza menuju Cirebon” terang Kapolres Madiun, Sabtu (2/3).

Setelah membongkar muatan, truk box tersebut ditinggalkan di pinggir jalan raya di wilayah Cirebon.

Muatan berupa rokok berhasil dijual oleh pelaku sebanyak 219 karton dengan nilai mencapai Rp. 840.000.000. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 3,1 miliar.

“Komplotan ini terbagi 2 tim, tim satu untuk eksekusi dan tim kedua untuk penjualan hasil perampokan. Pelaku yang tertangkap ini masuk dalam tim eksekusi, masing-masing pelaku ini dijanjikan 60 juta”,terang AKBP Muhammad.

Dari penangkapan ini, tiga pelaku berhasil ditangkap, yaitu pelaku berinisial SPR, WW (residivis), dan AE. Sementara itu, enam pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian oleh aparat Kepolisian.

“Para pelaku bisa diringkus setelah Penyidik mendapatkan petunjuk, mendatangi tempat kejadian perkara, keterangan korban, dan rekaman CCTV yang ada di Tol” ungkapnya.

Selain menangkap 3 pelaku perampokan, Polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya handphone, seragam dinas polisi lalu lintas dan uang tunai sebesar Rp 7.100.000.

Pelaku yang ditangkap akan dihadapkan pada Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke-1, ke-2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun. (dik)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Kecewa Pelayanan Buruk RSUD Kayuagung, Qiqi Anggota Sat Pol PP OKI Viralkan di Medos

KAYU AGUNG, memo-pagi.com - Qiqi salah satu anak seorang pasien penyakit mata merasa kecewa dengan… Read More

7 jam ago
  • MEMO PAGI

Tk Koper Satgas Yonif 509 Kostrad membagikan Al-Kitab kepada salah satu Tokoh Pemuda di Intan Jaya.

INTAN JAYA, memo-pagi.cim - Dalam rangka memupuk Solidaritas umat beragama, TK Koper Satgas Yonif 509… Read More

9 jam ago
  • MEMO PAGI

Pemkab Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan

BANGKALAN, memo -pagi.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Moh Taufan Zairinsjah, mewakili Penjabat (Pj)… Read More

12 jam ago
  • MEMO PAGI

Pembukaan Jatim Coffee & Trade Fest Di KCM Jember Oleh MAKI Jatim

JEMBER, memo-pagi.com - Luar biasa LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menggelar Jatim Coffee and… Read More

1 hari ago
  • MEMO PAGI

Terkait Pemekaran Desa Jenggawah Masyarakat Datangi DPMD Kabupaten Jember

JEMBER, memo-pagi.com - Setelah musyawarah bersama dan Sesuai arahan Kepala Desa Jenggawah, akhirnya Perwakilan Masyarakat… Read More

1 hari ago
  • MEMO PAGI

Kasus Korupsi Pengadaan Tanah BPWS Di Desa Sukolilo Barat Diduga Adanya Kejanggalan Dalam Kasus Penegakan Hukum

BANGKALAN, memo-pagi.com - Kamis.23 Mei 2024, Dalam permasalahan dugaan kasus korupsi pengadaan tanah BPWS di… Read More

1 hari ago