Banyuwangi memo pagi.com Dugaan skandal perselingkuhan kembali mencoreng lingkungan masyarakat sumber wadung. Seorang pemilik toko bangunan berinisial M, yang dikenal sebagai warga setempat, diduga terlibat hubungan terlarang dengan seorang perempuan yang bukan pasangan sahnya yakni inisial E. Peristiwa ini mencuat setelah keduanya diduga terlihat memasuki sebuah hotel di wilayah Jajag dengan mobil kijang Inova warna hitam nopol P 1770 YF pada Kamis, 23 April 2026.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, M tersebut datang bersama E dan memesan hotel di baru indah jajag secara bersamaan. Namun sebelum masuk ke hotel tersebut M menjemput E di rumah sakit Al Rohmah di jajag. Saat dikonfirmasi, M tidak membantah kejadian tersebut. Ia mengakui telah berada di hotel bersama perempuan yang dimaksud.
“Iya, kami memang ke hotel. Kami sadar perbuatan kami salah, kami khilaf,” ujarnya. Namun, ia juga menyebut bahwa hubungan tersebut merupakan urusan pribadi dan berharap persoalan ini tidak diperpanjang. Ia bahkan meminta agar kejadian tersebut tidak sampai dipublikasikan ke media, dengan alasan keduanya sama-sama telah memiliki pasangan yang sah.
“Saya akui, tapi mohon jangan sampai ke media. Kami sama-sama punya pasangan,” tambahnya. Tak hanya itu, M juga sempat menawarkan sejumlah uang agar kasus tersebut tidak diberitakan. Namun, upaya tersebut tidak direspons oleh pihak media. tetap berkomitmen menjaga independensi dan profesionalitas jurnalistik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak perempuan yang terlibat dalam dugaan perselingkuhan tersebut. Meskipun sempat didatangi ke tempat di mana E bekerja namun semuanya seperti sulit menemuinya hanya bisa menemui satpam saja itu pun tidak di perkenankan masuk untuk bertemu.
Namun ada salah satu laki laki yang mengaku atasan E untuk nemui tim dan tidak juga mempersilahkan bertemu . Hingga berita ini pun menjadi sorotan warga sekitar, yang menyayangkan dugaan tindakan tidak terpuji tersebut, terlebih dilakukan oleh sosok yang dikenal di lingkungan masyarakat sumber Wadung. Nantikan kisah selanjutnya pemilik toko bangunan dengan pegawai Pegadaian. (Tim)