Universitas Hang Tuah Gelar Acara Guest Lecture Dalam Rangka Dies Natalis Ke-39 Tahun 2026

SURABAYA, memo-pagi.com – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya gelar acara Guest Lecture dalam rangka Dies Natalis yang ke-39 mengusung tema “Penguatan SDM Maritim Unggul untuk Mendorong Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Ekonomi Maritim Nasional”, Rabu (6/5/2026) pukul.15.00 Wib.Dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya.

Rektor UHT, Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla, IPM., ASEAN Eng.,Dalam sambutannya memaparkan, Sangat mengapresiasi atas hadirnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang sempat meluangkan waktunya, Ia menilai kehadiran Khofifah mampu memberi inspirasi bagi mahasiswa dan tenaga pendidik.

Dalam laporan akademik, Rektor UHT Avando menyampaikan bahwa 300 peserta mengikuti kegiatan secara luring dan 1.500 lainnya bergabung secara daring. UHT sendiri saat ini telah mengantongi akreditasi institusi predikat Unggul.

Rektor memaparkan UHT mengelola 23 program studi aktif. Selain itu, kampus baru saja membuka lima program spesialis kedokteran, yakni Spesialis Bedah, Anestesi–Terapi Intensif, Anak, Obstetri–Ginekologi, serta Jantung.paparnya.

Avando menambahkan selain pendidikan, UHT juga memperluas pengabdian masyarakat melalui desa binaan. Total ada 13 desa dan kelurahan dampingan yang tersebar di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo dengan fokus pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Rektor berharap program desa binaan itu dapat berkolaborasi lebih erat dengan Pemprov Jatim, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara luas, tidak hanya di lingkungan akademik”.harap Rektor.

Ditempat yang sama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, Bahwa sanya pentingnya kesiapan SDM maritim di tengah dinamika besar sektor kelautan nasional. Ia menyinggung sejumlah agenda strategis pemerintah dan industri pertahanan maritim.

Khofifah menyebut Jawa Timur tengah disiapkan untuk menerima proyek Giant Seawall di kawasan pantura mulai Gresik hingga Tuban. Menurutnya, asesmen proyek tersebut masih berlangsung dan membutuhkan kesiapan infrastruktur yang betul-betul matang.

Ia juga memaparkan kebutuhan besar industri alutsista maritim, termasuk rencana penyediaan 200 kapal selam oleh PT PAL sesuai arahan Presiden. Namun, proses produksi disebut masih terkendala lokasi, kesiapan kawasan, hingga kebutuhan teknologi tinggi.

Khofifah menegaskan bahwa SDM maritim masa depan tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki stabilitas psiko-sosial yang kuat. Ia mencontohkan standar tinggi personel yang bertugas di ruang operasi kapal perang.

Lanjutnya, UHT memiliki keunggulan kompetitif dalam menyiapkan SDM maritim berkarakter kuat. Hal inilah yang dinilai menjadi modal penting Jawa Timur untuk memperkuat posisinya sebagai gerbang ekonomi maritim nasional.
(Wie)