Demokrasi Desa Berjalan Transparan, Pemilihan BPD Desa Suco Periode 2026–2034 Berlangsung Khidmat dengan Partisipasi Pemilih 100 Persen

JEMBER, memo-pagi.com – Semangat demokrasi di tingkat desa kembali ditunjukkan masyarakat Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Panitia Pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sukses menggelar pemungutan suara anggota BPD Periode 2026–2034 secara transparan, tertib, dan penuh khidmat di Pendopo Desa Suco, Rabu (6/8/2026).

Pelaksanaan pemilihan berlangsung dengan antusiasme yang sangat tinggi. Seluruh warga yang memiliki hak pilih hadir dan menggunakan hak suaranya, sehingga tingkat partisipasi mencapai 100 persen. Kondisi tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap proses demokrasi dan masa depan pembangunan desa.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Mumbulsari, Kepala Desa Suco Tofek Hidayat, Ketua Panitia Tri Wely Asmoko beserta seluruh anggota panitia, para calon anggota BPD, serta para pemilih yang terdiri dari Ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga perwakilan penyandang disabilitas.

Pemungutan suara dilaksanakan untuk memilih wakil masyarakat dari tiga dusun, yakni Dusun Karang Sirih, Dusun Krajan, dan Dusun Mandigu. Seluruh tahapan berlangsung sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku dengan mengedepankan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Hasil Pemungutan Suara
Di Dusun Karang Sirih, sebanyak 56 pemilih menggunakan hak pilihnya dengan satu suara dinyatakan tidak sah. Tiga calon yang bersaing memperoleh suara sebagai berikut:
Heni Mega Wati : 39 suara (terpilih)
Marisatul Fitriyah : 11 suara (terpilih)
Arif Oknovian S. : 10 suara (terpilih)

Sementara di Dusun Krajan, dari 45 pemilih terdapat dua suara tidak sah. Lima calon memperoleh hasil:
Syamsul Arifin : 13 suara (terpilih)
Angel Ria Eni : 12 suara (terpilih)
Fadilah Syafa : 8 suara (terpilih)
Ahmad Hanafi : 5 suara
Ferdiansyah : 5 suara

Sedangkan di Dusun Mandigu, sebanyak 47 pemilih memberikan hak suaranya dengan hasil:
Syarif Hidayatullah : 17 suara (terpilih)
Muhlis : 15 suara(terpilih)
Eko Suyuto : 13 suara
Imas Robiatul A : 2 suara (terpilih)

Setelah seluruh proses penghitungan selesai, panitia menggelar rapat pleno dan menetapkan tiga calon dengan suara terbanyak rengking pertama sebagai anggota BPD terpilih, yaitu Heni Mega Wati mewakili Dusun Karang Sirih, Syamsul Arifin dari Dusun Krajan, dan Syarif Hidayatullah dari Dusun Mandigu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suco, Tofek Hidayat, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pemilihan yang berjalan aman, tertib, demokratis, dan penuh antusiasme masyarakat.

Menurutnya, Badan Permusyawaratan Desa memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan, menampung aspirasi masyarakat, sekaligus mengawasi jalannya pembangunan agar benar-benar berpihak kepada kepentingan warga.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan ini. Kepada para calon yang terpilih, kami berharap dapat menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Desa Suco. Mari bersama-sama memberikan kontribusi, gagasan, dan motivasi demi kemajuan desa yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar anggota BPD yang terpilih mampu menjaga integritas, menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat.

Kepada para calon yang belum memperoleh amanah, Tofek Hidayat mengajak agar tetap semangat mengabdi kepada masyarakat dan tidak berkecil hati karena kesempatan untuk kembali mencalonkan diri pada periode berikutnya masih terbuka.

Ketua Panitia Pengisian BPD, Tri Wely Asmoko, menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, pengalaman panitia yang sebagian merupakan mantan penyelenggara Pemilu di tingkat PPS menjadi bekal penting dalam menyusun sistem pemungutan suara agar berjalan efektif, tertib, dan nyaman bagi para pemilih.

“Kami membagi lokasi pencoblosan menjadi tiga sesuai dusun masing-masing sehingga para pemilih tidak berdesakan dan tidak bingung saat memberikan hak suaranya. Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan transparan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, panitia juga memberikan pelayanan khusus kepada pemilih yang sedang sakit dengan mendatangi langsung kediamannya.

Proses tersebut dilakukan dengan pengawasan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sehingga hak konstitusional warga tetap terpenuhi.

Menurut Tri Wely Asmoko, tingginya partisipasi masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri karena seluruh pemilih yang terdaftar hadir menggunakan hak pilihnya.

“Kami berharap anggota BPD yang baru benar-benar amanah, berintegritas, dan memiliki kemampuan menjalankan tugas sebagai wakil masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Muspika, Pemerintah Desa, aparat keamanan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan pemilihan ini,” tuturnya.

Keberhasilan pelaksanaan Pemilihan BPD Desa Suco ini menjadi cerminan bahwa demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh panitia yang profesional, pemerintah desa yang terbuka, aparat keamanan yang bersinergi, dan masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam menggunakan hak pilihnya.

Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi anggota BPD terpilih dalam mengawal aspirasi masyarakat serta mendukung pembangunan Desa Suco yang semakin maju, transparan, dan sejahtera. (dik)