Bunga Desa Mini Digelar di Desa Silo, Warga Antusias Serap Aspirasi dan Program Unggulan Bupati Jember

JEMBER, memo-pagi.com– Pemerintah Kabupaten Jember kembali mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Bunga Desa Mini yang digelar di Desa Silo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan ini mengusung tema Serap Aspirasi Masyarakat dan Sosialisasi Program Bupati, sebagai upaya memperkenalkan berbagai program prioritas sekaligus menyerap masukan langsung dari masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra Hermin S.Pd.I., M.Pd., Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., M.Si., jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, perwakilan RSUD dr. Soebandi, RS Kalisat, Puskesmas Silo, kepala sekolah SD, pengawas sekolah, LSN, kepala desa, serta ketua-ketua kelompok pengajian Srikandi Desa Silo.

Dalam forum tersebut, masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember, di antaranya layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), pelayanan administrasi kependudukan (KTP), program beasiswa, bantuan gerobak usaha, hingga layanan pengaduan masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Hermin, mengatakan bahwa kegiatan Bunga Desa Mini bertujuan agar informasi mengenai program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Program pemerintah akan berjalan maksimal apabila masyarakat mengetahui dan memahami manfaatnya. Karena itu kami berharap para ketua kelompok pengajian ikut menyosialisasikan program-program ini kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hermin, kegiatan serap aspirasi secara langsung seperti ini menjadi sarana yang efektif untuk mengetahui kebutuhan riil masyarakat, mulai dari persoalan kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, pengelolaan sampah hingga pelayanan publik lainnya.

Sementara itu, Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono mengapresiasi dipilihnya Kecamatan Silo sebagai lokasi pelaksanaan Bunga Desa Mini. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang dialog yang lebih luas dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya langsung terkait program UHC, pelayanan KTP, beasiswa, maupun program lainnya. Pemerintah hadir untuk mendengar sekaligus memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” kata Bagas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan pelayanan aparatur yang tidak sesuai ketentuan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Jember.

Kepala Desa Silo Arpah menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat memanfaatkan forum itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena masyarakat bisa berdialog langsung dengan pemerintah dan mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program yang sedang dijalankan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif. Sejumlah warga menyampaikan pertanyaan mengenai pelayanan kesehatan UHC, proses administrasi kependudukan, bantuan pendidikan, kondisi jalan desa, hingga persoalan pengelolaan sampah.

Melalui Bunga Desa Mini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus memastikan seluruh program pembangunan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara maksimal oleh warga hingga ke tingkat desa. (dik)