Polantas Menyapa di Samsat Kaliwates, Satlantas Polres Jember Perkuat Pelayanan Publik yang Transparan, Humanis, dan Bebas Pungli

JEMBER, memo-pagi.com – Komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, profesional, dan humanis terus diwujudkan oleh Kantor Samsat Kaliwates bersama Satuan Lalu Lintas Polres Jember.

Melalui program unggulan “Polantas Menyapa”, jajaran Satlantas Polres Jember secara aktif hadir di tengah masyarakat guna memastikan setiap warga memperoleh pelayanan terbaik, sekaligus mendapatkan edukasi yang benar terkait administrasi kendaraan bermotor.

Program yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Samsat Kaliwates, Kabupaten Jember, ini menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pelayanan publik yang mengedepankan keterbukaan informasi, profesionalisme, serta pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Tidak hanya melayani proses administrasi penerbitan STNK, BPKB, maupun pembayaran pajak kendaraan bermotor, petugas juga memberikan pendampingan secara langsung kepada masyarakat agar memahami seluruh prosedur pelayanan sesuai aturan yang berlaku.

Melalui pendekatan yang komunikatif dan humanis, masyarakat diberikan penjelasan mengenai tata cara registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor), mekanisme pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP), hingga rincian biaya resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah masyarakat menjadi korban praktik percaloan maupun pungutan liar.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jember, AKP Ade Andini, menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan implementasi nyata reformasi birokrasi dan pelayanan publik di lingkungan Polri.

“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Ade Andini, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, seluruh personel Satlantas Polres Jember terus didorong untuk memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan sikap ramah, responsif, serta mampu memberikan solusi terhadap setiap kendala administrasi yang dihadapi masyarakat.

AKP Ade Andini menegaskan bahwa pelayanan di Satpas maupun Samsat harus benar-benar bersih dari praktik pungutan liar. Oleh karena itu, setiap petugas diwajibkan memberikan informasi yang jelas, terbuka, serta mudah dipahami oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, mudah diakses, serta bebas dari pungutan liar. Seluruh pelayanan harus dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa keberadaan program Polantas Menyapa bukan hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga membangun hubungan emosional yang lebih kuat antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui komunikasi yang terbuka, santun, dan penuh empati, Polantas ingin menghadirkan wajah kepolisian yang lebih humanis, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pelayanan yang hadir dengan hati, siap membantu, memberikan solusi, dan melayani dengan sepenuh hati,” pungkas AKP Ade Andini.

Dengan pelaksanaan Program Polantas Menyapa secara berkelanjutan, Satlantas Polres Jember berharap mampu menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, bebas pungutan liar, serta berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Transformasi Polri Presisi yang digagas Kapolri, dengan menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

Melalui inovasi pelayanan yang terus dikembangkan, diharapkan masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kepolisian yang cepat, nyaman, transparan, dan terpercaya, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. (dik)