Bupati Jember Tanamkan Semangat Meraih Cita-cita dan Program Beasiswa kepada Ratusan Siswa SMPN 1 Sukorambi

JEMBER, memo-pagi.com – Semangat belajar, membangun karakter, dan meraih cita-cita terus ditanamkan kepada generasi muda Kabupaten Jember. Komitmen tersebut tampak dalam kegiatan Program Bunga Desaku di SMP Negeri 1 Sukorambi Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, diikuti ratusan pelajar. Selasa (28/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk memberikan motivasi secara langsung kepada para pelajar agar menjadikan pendidikan sebagai bekal utama dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Suasana berlangsung khidmat namun penuh antusiasme, diwarnai semangat para siswa yang mengikuti setiap arahan dengan penuh perhatian.

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Jember, Muhammad Fawait, hadirnya disambut hangat oleh para siswa, dewan guru, kepala sekolah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember yang turut mendampingi rangkaian kegiatan.

Dalam amanatnya, Bupati Muhammad Fawait menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mengubah masa depan seseorang.

Menurutnya, masa sekolah, khususnya di jenjang SMP, merupakan fase yang sangat menentukan dalam membangun mimpi, membentuk karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.

Ia mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya. Tidak ada mata pelajaran yang boleh dianggap remeh karena seluruh ilmu yang dipelajari memiliki manfaat dan akan menjadi bekal ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jangan pernah merasa ada pelajaran yang tidak penting, karena semua ilmu yang kalian pelajari hari ini akan menjadi bekal untuk masa depan,” pesan Bupati di hadapan ratusan siswa.

Pesan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para peserta apel. Bupati berharap semangat belajar yang dimiliki para siswa terus tumbuh sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi persaingan global.

Tidak hanya berbicara mengenai pendidikan, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga kondisi kesehatan yang baik.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan angka stunting melalui berbagai program peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk memberikan edukasi kepada generasi muda agar memiliki perencanaan masa depan yang matang.

Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah menghindari pernikahan usia dini. Menurutnya, para pelajar harus lebih memprioritaskan pendidikan, meningkatkan kompetensi diri, dan mempersiapkan masa depan sebelum membangun rumah tangga.

“Setelah lulus SMP dan SMA, kalian harus punya cita-cita kuliah. Jangan sampai berpikir untuk menikah dulu. Kita ingin generasi Jember ke depan lebih sehat, cerdas, dan siap,” ujarnya yang kembali disambut tepuk tangan para siswa.

Sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses pendidikan, Bupati juga memperkenalkan Program Beasiswa Cinta Bergema.

Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Jember agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.

Ia menjelaskan bahwa beasiswa tersebut memiliki enam jalur penerimaan, yaitu jalur afirmasi ekonomi, jalur santri atau tahfidz Al-Qur’an, jalur anak guru dan perangkat, jalur prestasi, jalur kompetisi, serta jalur khusus. Melalui berbagai skema tersebut, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda Jember yang dapat mengenyam pendidikan tinggi sesuai minat dan kemampuannya.

“Melalui Beasiswa Cinta Bergema, kami ingin memastikan anak-anak Jember memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan kuliah dan meraih cita-cita mereka,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Muhammad Fawait juga memberikan apresiasi terhadap SMP Negeri 1 Sukorambi yang dinilai memiliki fasilitas pendidikan yang memadai dan mampu mendukung proses pembelajaran secara optimal.

Menurutnya, sarana dan prasarana yang tersedia tidak hanya menunjang kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan potensi di bidang seni, olahraga, keagamaan, maupun berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

Ia berharap seluruh siswa mampu memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan, membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mengasah berbagai keterampilan yang akan menjadi modal penting dalam menghadapi masa depan.

Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember akan terus menghadirkan berbagai program yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan membangun generasi emas tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari sekolah, guru, orang tua, hingga masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis akan lahir generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, berdaya saing tinggi, serta mampu membawa nama baik Jember di tingkat nasional maupun internasional.

Program Bunga Desaku pun menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga berinvestasi pada pembangunan manusia.

Sebab, di tangan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki cita-cita tinggi, masa depan Kabupaten Jember akan tumbuh semakin maju, sejahtera, dan penuh harapan. (dik)