BANGKALAN, memo-pagi.com – Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Dr. Arief M. Edi, M.Si menghadiri Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2024. Kegiatan yang ditujukan untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong pada tahun ini dipusatkan di Kota Blitar, Senin (10/6/2024).
Sebelum acara puncak peringatan BBGRM dan HKG PKK tahun 2024 yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Blitar, Pj Bupati Bangkalan bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan Kepala Daerah se-Jawa Timur melaksanakan upacara lintas daerah ziarah Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. H. Soekarno dan dilanjutkan dengan pencanangan BBGRM DAN HKG PKK.
Pencanangan sekaligus penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan alat tradisional oleh Pj Gubernur dan Pj Ketua PKK Jawa Timur diikuti oleh kepala daerah se Jawa Timur.
Dalam sambutan pengarahannya Pj Gubernur mengatakan tujuan dilaksanakannya BBGRM dan HKG PKK adalah untuk terus menanamkan dan melestarikan nilai-nilai dan semangat gotong royong dalam masyarakat.
“Semangat gotong royong ini menjadi intisari dalam kehidupan dan ideologi Bangsa Indonesia. Karena itu budaya gotong royong juga sangat relevan dengan Pancasila,” ujarnya.
Budaya gotong royong juga akan menumbuhkan semangat IKI yakni Inisiatif, Kolaborasi dan Inovasi. Budaya gotong royong inilah yang terus mendorong Jawa Timur terus bergerak maju.
“Gotong royong menggerakkan swadaya masyarakat dalam pembangunan sekaligus memajukan lini desa menjadi desa mandiri. Saat ini desa mandiri di Jawa Timur telah mencapai 2.800 desa mandiri dan menjadi desa mandiri terbanyak di Indonesia,” jelas Pj Gubernur.
Sementara itu Pj Bupati Bangkalan juga berharap semangat gotong royong di Kabupaten Bangkalan tetap terjaga. “Melestarikan nilai gotong royong akan lebih mempererat hubungan sosial serta kolaborasi masyarakat dalam membangun daerah,” ujar Pj Bupati. (Wie)