Polri Kawal Ketahanan Pangan, Kapolsek Mayang Salurkan Bibit Jagung untuk 50 Petani Gapoktanhut Sumber Makmur Seputih

JEMBER, memo-pagi.com –Di tengah hutan jati Desa Seputih, harapan itu ditanam. Bukan dengan janji, tapi dengan 15 kilogram bibit jagung di tangan petani.

Kapolsek Mayang AKP Dian Eko Timuriyono, S.H., M.H. turun langsung ke lapangan, menyerahkan bantuan bibit kepada 50 petani Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Sumber Makmur Seputih, Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Jumat (16/10/2026).

Sebuah gerakan senyap namun tajam, polisi hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi mengawal perut rakyat.

Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu dihadiri langsung Kapolsek Mayang AKP Dian Eko Timuriyono, S.H., M.H. bersama jajarannya, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Kabupaten Jember, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Silo bersama PPL Pertanian Desa Seputih, perwakilan Pemdes Seputih, Direktur Mitra PT Mas Agro Indonesia Eka Purwati, serta Ketua Gapoktanhut Sumber Makmur Seputih Imam Gazali bersama pengurus dan petani penerima manfaat.

Secara simbolis, 50 petani penerima manfaat tahap awal, masing-masing dengan luas lahan 1 hektare, menerima bantuan 15 kg bibit jagung. Skema ini bukan bantuan cuma-cuma. Nantinya, hasil panen akan dikembalikan ke negara dan pemasarannya akan difasilitasi melalui Mutara untuk kemudian dijual ke Bulog.

“Kami hadir di sini sama-sama menyukseskan dan melaksanakan program dan kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan. Presiden Prabowo Subianto menginginkan Negara Indonesia bisa berswasembada pangan, tidak lagi tergantung impor pangan dari negara lain. Kita bisa memproduksi, mengolah, mengkonsumsi hasil panen dari negeri sendiri, salah satunya komoditi jagung,” tegas AKP Dian Eko.

Ia menambahkan, dari pucuk pimpinan tertinggi di Mabes Polri hingga ke pelosok Polsek seperti Polsek Mayang, Polri mendapat tugas, kewenangan, dan tanggung jawab untuk mengawal, memastikan program pemerintah tersebut tepat sasaran.

Sementara itu, Direktur Utama Mitra PT Mas Agro Indonesia, Eka Purwati, menjelaskan mekanisme kemitraan yang saling menguntungkan.

“Hasil panen permintaan dari Polsek Mayang itu targetnya 80 ton. Sisa dari target tersebut bebas. Harga pasar naik ikut naik, harga turun ikut turun.

Ini program pemerintah, jadi harus memenuhi permintaan yang 80 ton dulu. Kita sebagai kemitraan harus saling menguntungkan, yang jelas kami cantumkan poin-poin dalam kontrak nantinya,” jelasnya.

Ketua Gapoktanhut Sumber Makmur Seputih, Imam Gazali, tak kuasa menyembunyikan haru.

“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto RI bersama Polri dan para undangan yang telah hadir. Atas bantuan bibit jagung ini semoga bermanfaat dan ke depan Gapoktanhut bersama anggota hasil panen bisa berlimpah, bisa memenuhi target dan sejahtera. Menerima Bantuan bibit jagung sebanyak 7,5 Kuintal ini sementara untuk 50 penerima manfaat dan yang lain akan menyusul, tiap sebidang tanah 1 hektare menerima 15 kg,” ucapnya. (dik)