JEMBER, memo-pagi.com– Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Kantor Samsat Bersama Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember, Samsat Bersama Kaliwates semakin memperkuat program “Polantas Menyapa” sebagai langkah nyata menghadirkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Senin (10/9/2026).
Penguatan program tersebut dilakukan dengan menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama.
Petugas tidak hanya menjalankan tugas administratif di balik loket, tetapi juga aktif hadir di tengah masyarakat yang sedang mengurus berbagai keperluan kendaraan bermotor.
Melalui pendekatan langsung tersebut, petugas menyapa masyarakat di ruang pelayanan, mendengarkan berbagai keluhan maupun masukan, sekaligus memberikan pemahaman mengenai tata cara serta alur pengurusan administrasi kendaraan yang benar.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat wajib pajak memperoleh pelayanan yang mudah dipahami, cepat, aman, serta terhindar dari praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat. Petugas Hadir Langsung di Tengah Masyarakat
Program “Polantas Menyapa” dirancang sebagai bentuk pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait secara aktif menyisir area ruang tunggu untuk berinteraksi langsung dengan para pemohon.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai prosedur pelayanan, persyaratan administrasi, mekanisme pembayaran, hingga pentingnya mengurus dokumen kendaraan secara mandiri melalui jalur resmi.
Pendekatan ini dinilai penting karena masih adanya masyarakat yang belum memahami secara utuh tahapan administrasi kendaraan bermotor.
Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang menawarkan jasa perantara atau calo dengan menjanjikan proses lebih cepat.
Karena itu, kehadiran petugas melalui program “Polantas Menyapa” diharapkan mampu memutus ketergantungan masyarakat terhadap perantara.
Masyarakat diberikan pemahaman bahwa seluruh proses administrasi kendaraan dapat dilakukan melalui mekanisme resmi yang telah tersedia tanpa harus menggunakan jasa calo.
Menutup Celah Pungli dan Praktik Percaloan
Salah satu fokus utama penguatan program tersebut adalah menciptakan ruang pelayanan yang semakin tertutup terhadap potensi pungutan liar (pungli) maupun praktik percaloan.
Masyarakat wajib pajak diimbau untuk tidak menyerahkan proses pengurusan dokumen kendaraan kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan.
Warga juga diminta berani bertanya kepada petugas resmi apabila menemukan adanya ketidakjelasan mengenai prosedur maupun biaya pelayanan.
Keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun sistem pelayanan yang sehat.
Dengan mengetahui prosedur dan biaya secara jelas, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang menawarkan jalan pintas dengan imbalan tertentu.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan semangat memberikan pelayanan publik yang bersih dan berintegritas.
Petugas dituntut tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang datang mengurus administrasi kendaraan.
Pelayanan Humanis Menjadi Prioritas
Kasat Lantas Polres Jember menegaskan bahwa pelayanan prima tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan dan ketepatan administrasi.
Sikap humanis dari setiap petugas juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Warga yang datang ke kantor pelayanan harus mendapatkan sambutan yang baik, informasi yang jelas, serta pendampingan apabila mengalami kesulitan dalam memahami proses administrasi.
Petugas juga diharapkan mampu menciptakan suasana pelayanan yang ramah sehingga masyarakat tidak merasa takut atau sungkan ketika hendak bertanya.
Semangat tersebut menjadi penting karena pelayanan publik pada hakikatnya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Setiap warga yang datang memiliki kebutuhan dan kepentingan masing-masing. Karena itu, pelayanan yang diberikan harus dilakukan dengan kesabaran, keramahan, profesionalitas, serta rasa tanggung jawab.
Kecepatan pelayanan juga menjadi perhatian. Petugas dituntut bekerja secara efektif agar proses administrasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang yang dapat membuat masyarakat merasa jenuh.
Transparansi Biaya untuk Meningkatkan Kepercayaan
Di Samsat Bersama Kaliwates, aspek transparansi biaya juga terus menjadi perhatian.
Informasi mengenai kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Keterbukaan tersebut menjadi salah satu cara untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai kewajiban yang harus dibayarkan.
Selain itu, masyarakat diarahkan menggunakan mekanisme pembayaran resmi yang telah disediakan dan terintegrasi.
Sistem tersebut diharapkan dapat meminimalkan transaksi tunai yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan sekaligus memberikan rasa aman kepada wajib pajak.
Dengan informasi yang terbuka, masyarakat dapat mengetahui berapa kewajiban yang harus dibayarkan tanpa harus bergantung kepada pihak lain.
Masyarakat Diajak Menjadi Bagian dari Pengawasan. Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pelayanan.
Karena itu, masyarakat Jember diimbau tidak segan menyampaikan masukan apabila menemukan pelayanan yang tidak sesuai dengan prosedur.
Warga juga diharapkan tidak memberikan uang tambahan di luar ketentuan resmi kepada petugas maupun pihak lain yang menawarkan kemudahan pengurusan.
Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan pelayanan yang bersih.
Ketika masyarakat memahami prosedur dan berani mengurus sendiri administrasinya, ruang gerak bagi calo maupun praktik pungli akan semakin sempit.
Sebaliknya, ketika masyarakat memilih menggunakan jalur resmi, sistem pelayanan akan semakin mudah diawasi dan dipertanggungjawabkan.
Membangun Kepercayaan Melalui Pelayanan
Penguatan “Polantas Menyapa” di Samsat Bersama Kaliwates bukan sekadar kegiatan menyapa masyarakat.
Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kembali dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan publik.
Pelayanan yang ramah, cepat, transparan, dan bebas dari pungli diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi setiap warga yang datang.
Bagi masyarakat, mengurus pajak kendaraan maupun dokumen administrasi lainnya bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bagian dari kepatuhan terhadap aturan sekaligus kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, pelayanan kepada wajib pajak harus diberikan dengan sebaik-baiknya. Melalui sinergi Samsat Bersama Kaliwates dan Satlantas Polres Jember, masyarakat diharapkan semakin yakin bahwa pengurusan administrasi kendaraan dapat dilakukan dengan mudah, aman, dan transparan tanpa harus menggunakan jasa calo.
Pada akhirnya, keberhasilan pelayanan publik bukan hanya diukur dari cepatnya sebuah dokumen selesai diproses, tetapi juga dari seberapa besar masyarakat merasa dihargai, dilayani, dan mendapatkan kepastian.
Dengan semangat “Polantas Menyapa”, Samsat Bersama Kaliwates Jember terus berupaya menghadirkan wajah pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat—pelayanan yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga humanis dalam melayani.
Harapannya, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Samsat semakin tumbuh dan seluruh proses administrasi kendaraan bermotor di Jember dapat berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, cepat, nyaman, serta bebas dari praktik percaloan dan pungutan liar. (dik)