Hasan Rohmad: Jangan Sampai Guru Menjadi Prioritas yang Terlupakan dalam Pembangunan Pendidikan

SAMPANG, memo-pagi.com – 7 Juli 2026, Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus dilaksanakan secara seimbang, yaitu dengan memperhatikan kebutuhan peserta didik sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah positif dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Namun demikian, perhatian terhadap guru tidak boleh tertinggal karena guru merupakan ujung tombak keberhasilan seluruh kebijakan pendidikan.

“Anak-anak membutuhkan makanan bergizi agar tumbuh sehat. Namun, mereka juga membutuhkan guru yang sejahtera, profesional, dan memiliki motivasi tinggi untuk mendidik. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan,” ujar Hasan Rohmad.

Menurutnya, masih terdapat berbagai persoalan yang dihadapi guru, mulai dari kesejahteraan, pemerataan pengembangan kompetensi, hingga beban kerja yang terus bertambah. Di sisi lain, pelaksanaan MBG di sejumlah daerah juga dilaporkan menambah tugas administratif maupun operasional bagi guru, sehingga perlu dievaluasi agar tidak mengurangi fokus utama mereka sebagai pendidik.

Hasan Rohmad menilai bahwa keberhasilan program-program strategis pemerintah akan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengimplementasikannya, yaitu para guru. Karena itu, investasi pada guru harus menjadi prioritas yang berjalan beriringan dengan investasi pada peserta didik.

“Kita tidak sedang mempertentangkan Program MBG dengan kesejahteraan guru. Yang kita dorong adalah keseimbangan kebijakan. Pendidikan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memberikan perhatian yang proporsional terhadap peserta didik sekaligus para pendidiknya,” tegasnya.

Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang juga mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan, perlindungan profesi, dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Berbagai diskusi publik juga menunjukkan bahwa isu kesejahteraan guru dan prioritas kebijakan pendidikan menjadi perhatian masyarakat.

“Guru bukan sekadar pelaksana kurikulum. Guru adalah pencetak peradaban. Ketika guru dimuliakan, pendidikan akan maju. Ketika pendidikan maju, Indonesia akan semakin kuat,” pungkas Hasan Rohmad.

Hasan Rohmad
Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang