Kuliah Tamu UHT Hadirkan Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, Bahas Geopolitik Global dan Era BANI

SURABAYA, memo-pagi.com – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menghadirkan Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) periode 2014–2018, sebagai narasumber dalam kegiatan kuliah tamu sekaligus pembekalan akademik bagi mahasiswa baru Program Orientasi dan Pembinaan Mahasiswa Baru (Prodamaba) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan berlangsung di Gedung GSG Universitas Hang Tuah, Surabaya, Kamis (27/8/2026). Kuliah tamu tersebut diikuti para Kepala Satuan Kerja, Dekan, dosen, serta mahasiswa baru peserta Prodamaba UHT.

Dalam sambutannya, Rektor UHT Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan selamat datang sekaligus penghargaan kepada Laksamana TNI (Purn.) Ade Supandi yang berkenan hadir dan berbagi ilmu, pengalaman, serta inspirasi kepada keluarga besar Universitas Hang Tuah.

“Atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika Universitas Hang Tuah, saya menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi. Kehadiran Bapak di Kampus Laut Biru merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami,” ujar Avando.
Menurut Rektor UHT, Laksamana Ade Supandi bukan hanya seorang mantan Kepala Staf Angkatan Laut, tetapi juga tokoh maritim nasional yang telah mengabdikan kepemimpinan, pemikiran, dan pengalamannya bagi kejayaan TNI Angkatan Laut serta kemajuan maritim Indonesia.

Marwah seorang mantan Kepala Staf Angkatan Laut yang melekat pada diri Laksamana Ade Supandi, lanjut Avando, menghadirkan keteladanan mengenai disiplin, integritas, visi strategis, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Karena itu, kehadiran beliau hari ini memiliki arti penting, terutama bagi generasi muda yang sedang membentuk karakter dan mempersiapkan masa depannya,” katanya.

Dalam pembekalan akademik tersebut, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi menyampaikan materi bertajuk “Peran Strategis Sivitas Akademika Universitas Hang Tuah dalam Menyikapi Geopolitik Global & Era BANI → Mewujudkan Insan Pelopor Maritim yang Unggul.”

Tema tersebut dinilai sangat relevan di tengah perubahan geopolitik, perkembangan teknologi, serta situasi global yang semakin rapuh, mencemaskan, tidak linier, dan sulit diprediksi.
Bagi Universitas Hang Tuah sebagai perguruan tinggi berciri maritim, wawasan tersebut penting untuk memperkuat kesadaran bahwa keunggulan akademik harus berjalan beriringan dengan kemampuan membaca perubahan, ketangguhan menghadapi ketidakpastian, dan keberanian mengambil peran bagi kemajuan maritim Indonesia.

Rektor UHT mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kuliah tamu dengan sungguh-sungguh, penuh perhatian, dan pikiran yang terbuka. Ia mengingatkan agar kesempatan mendapatkan wawasan langsung dari tokoh berpengalaman tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial.

“Jangan biarkan kesempatan berharga ini berlalu hanya sebagai kegiatan seremonial. Simaklah setiap gagasan, pengalaman, dan nilai kepemimpinan yang disampaikan; manfaatkan ruang dialog secara aktif; kemudian petik pelajaran yang relevan untuk diterapkan sesuai peran dan tanggung jawab kita masing-masing,” pesan Avando.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkaya wawasan para pimpinan dan dosen dalam mengembangkan institusi serta membimbing generasi muda. Bagi mahasiswa baru, pembekalan ini diharapkan menjadi bekal untuk membangun karakter, memperluas cara pandang, dan meneguhkan tekad menjadi Insan Pelopor Maritim yang unggul, adaptif, berintegritas, serta mampu menjadi bagian dari solusi bagi bangsa.
Kehadiran unsur pimpinan, akademisi, dan mahasiswa dalam satu forum juga menunjukkan bahwa pembahasan mengenai geopolitik global dan era BANI tidak hanya relevan bagi mahasiswa baru, tetapi menjadi perhatian bersama dalam memperkuat arah pengembangan Universitas Hang Tuah.

Melalui kuliah tamu tersebut, mahasiswa baru diharapkan mampu memahami perubahan lingkungan strategis global sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Perspektif yang disampaikan Laksamana Ade Supandi juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan kontribusi terhadap pembangunan sektor maritim Indonesia.
Di akhir sambutannya, Rektor UHT kembali menyampaikan terima kasih kepada Laksamana Ade Supandi atas kesediaannya hadir dan berbagi pengalaman kepada sivitas akademika Universitas Hang Tuah.

“Semoga kehadiran Bapak memberikan makna yang mendalam dan menumbuhkan semangat baru bagi kita semua,” ujarnya.
Kegiatan kuliah tamu kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi di hadapan mahasiswa baru, dosen, serta jajaran pimpinan Universitas Hang Tuah.

Universitas Hang Tuah – Kampus Unggul, Kampus Laut Biru, Excellence in Maritime Education. (Wie)