MEMO PAGI

Ikuti Arahan KPK Melalui Virtual, Pj Bupati Bangkalan Mendukung dan Akan Tindaklanjuti

BANGKALAN, memo-pagi.com – Segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mengikuti Rapat Kordinasi virtual Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang diadakan KPK, di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (29/1/2024).

Tak hanya Kepala OPD, Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M Edie bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Taufan Zairinsjah juga turut hadir Pada kesempatan tersebut.

Dalam waktu dekat, KPK akan menurunkan Satgas sebagai bentuk monitoring pencegahan dan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan oleh Pemerintah.

Upaya tersebut menurut Direktur III KPK Bahtiar Ujang Purnama untuk mendorong tata kelola Pemerintah Daerah yang didasarkan pada pengukuran MCP dan nilai integritas.

“Karena itu kita hadir sebagai mitra bagi pemerintah daerah dalam menjaga integritas dalam pelaksanaan kinerja, sehingga bisa menghindari dari perilaku-perilaku yang berpotensi korupsi,” jelasnya melalui Virtual.

Bahtiar juga mengatakan, ada beberapa sektor yang berpotensi menjadi ladang korupsi, diantaranya proses perencanaan dan penganggaran, penggunaan belanja dan pendapatan APBD, pemberian rekomendasi teknis terhadap perizinan, jual beli jabatan ASN, pengadaan barang dan jasa, penyaluran belanja hibah, bansos dan bantuan keuangan, penggelapan BMD dan pembiyaran hilangnya BMD dan petty corupption pada sektor pelayanan publik.

Pj Bupati Bangkalan pada kesempatan tersebut mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan terus meningkatkan nilai indeks integritas.

“Dalam 3 bulan ini nilai MCP kita sudah meningkat namun untuk indeks integritas kita mengalami penuruanan. Hal ini berdasarkan hasil survey KPK pada masyarakat yang tentunya juga dipengaruhi dinamika sebelumnya,” jelasnya.

Pj Bupati mengatakan akan terus melakukan perbaikan karena naiknya nilai MCP harus diikuti oleh peningkatan kinerja perangkat daerah melalui tata kelola pemerintah yang baik, profesional, jujur, bersih, transparan, bertanggung jawab, dan antikorupsi.

“Kami akan melakukan pengawasan sekaligus perbaikan terkait beberapa sektor yang menjadi potensi terjadinya korupsi. Saya sudah menekankan jangan pernah ada pungutan baik diproses mutasi jabatan, lelang barang dan jasa hingga sektor pelayanan publik. Tentunya kami akan mendukung dan mengikuti berbagai arahan dari KPK,” tegasnya.
(Wie)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Kecewa Pelayanan Buruk RSUD Kayuagung, Qiqi Anggota Sat Pol PP OKI Viralkan di Medos

KAYU AGUNG, memo-pagi.com - Qiqi salah satu anak seorang pasien penyakit mata merasa kecewa dengan… Read More

6 jam ago
  • MEMO PAGI

Tk Koper Satgas Yonif 509 Kostrad membagikan Al-Kitab kepada salah satu Tokoh Pemuda di Intan Jaya.

INTAN JAYA, memo-pagi.cim - Dalam rangka memupuk Solidaritas umat beragama, TK Koper Satgas Yonif 509… Read More

8 jam ago
  • MEMO PAGI

Pemkab Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan

BANGKALAN, memo -pagi.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Moh Taufan Zairinsjah, mewakili Penjabat (Pj)… Read More

11 jam ago
  • MEMO PAGI

Pembukaan Jatim Coffee & Trade Fest Di KCM Jember Oleh MAKI Jatim

JEMBER, memo-pagi.com - Luar biasa LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menggelar Jatim Coffee and… Read More

23 jam ago
  • MEMO PAGI

Terkait Pemekaran Desa Jenggawah Masyarakat Datangi DPMD Kabupaten Jember

JEMBER, memo-pagi.com - Setelah musyawarah bersama dan Sesuai arahan Kepala Desa Jenggawah, akhirnya Perwakilan Masyarakat… Read More

1 hari ago
  • MEMO PAGI

Kasus Korupsi Pengadaan Tanah BPWS Di Desa Sukolilo Barat Diduga Adanya Kejanggalan Dalam Kasus Penegakan Hukum

BANGKALAN, memo-pagi.com - Kamis.23 Mei 2024, Dalam permasalahan dugaan kasus korupsi pengadaan tanah BPWS di… Read More

1 hari ago