MEMO PAGI

Polresta Malang Kota Sosialisasikan Larangan Penggunaan Sepeda Listrik di Jalan Raya

KOTA MALANG, memo-pagi.com – Maraknya penggunaan sepeda listrik di Kota Malang selain menambah volume kendaraan, dari segi keamananpun masih belum layak digunakan di Jalan Raya.

Hal itu mengingat manfaat dan penggunaan motor listrik hanya boleh dioperasikan pada lajur atau kawasan tertentu.

Sepeda listrik yang dimaksud adalah sepeda bertenaga listrik yang berdaya tempuh jarak hanya 25 km saja dan speknya tidak memenuhi syarat untuk digunakan di Jalan Raya.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan meski pengguna sepeda listrik pakai helm, tetap saja tidak diperbolehkan dijalan raya.

“Sepeda listrik dirancang untuk rute pendek, selain kecepatannya maksimum 25 kilometer per jam, memang memiliki lampu utama, lampu belakang dan reflektor, tapi sepeda listrik beda dengan motor listrik,”ujar Kompol Fani,Selasa (24/10)

Kompol Fani menyebut berbedaan tersebut dijelaskan di Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor PM 45 Tahun 2020 tentang kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak Motor Listrik.

Peraturan dipertegas lagi pada Pasal 5 ayat (1) Permenhub disebutkan, sepeda listrik dioperasikan pada lajur khusus dan atau kawasan tertentu.

Pada ayat (3) disebutkan bahwa kawasan tertentu yang dimaksud adalah permukiman, jalan yang ditetapkan untuk hari bebas kendaraan, kawasan wisata, area sekitar sarana angkutan umum massal sebagai bagian dari kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik yang terintegrasi, area kawasan perkantoran, dan area di luar jalan.

Kompol Fani menambahkan antara sepeda motor listrik dan sepeda listrik memiliki perbedaan, selain dari bodi atau bentuk, sepeda listrik tidak dilengkapi nomor polisi, sedangkan sepeda motor listrik wajib dilengkapi dengan surat-surat hingga nomor Polisi.

“Jika dipaksakan berkendara di jalan raya, bisa mengakibatkan risiko tinggi, dan membahayakan bagi pengguna maupun pengguna kendaraan lain di jalan raya,”terang Kompol Fani.

Pihaknya juga terus menggencarkan edukasi kepada Masyarakat tentang aturan penggunaan sepeda listrik agar tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Sementara tindakan tilang masih belum diberlakukan saat ini hanya sebatas teguran dan edukasi,”pungkasnya. (Red)

Recent Posts

  • MEMO PAGI

Kasus Korupsi Pengadaan Tanah BPWS Di Desa Sukolilo Barat Diduga Adanya Kejanggalan Dalam Kasus Penegakan Hukum

BANGKALAN, memo-pagi.com - Kamis.23 Mei 2024, Dalam permasalahan dugaan kasus korupsi pengadaan tanah BPWS di… Read More

1 jam ago
  • MEMO PAGI

Dr. Hj. Faida, MMR & H. Karimullah Dahrujiadi, S.P Semakin Kuat Untuk Menjadi Pasangan Pikada Jember 2024

JEMBER, memo-pagi.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jember H. Karimullah Dahrujiadi, S.P… Read More

4 jam ago
  • MEMO PAGI

Pesan Singkat Suryadi Kepada Siswa Kelas XII SMA Negeri Pakusari

JEMBER, memo-pagi.com - Pada hari Rabu 23 Mei 2024, SMA Negeri Pakusari mengadakan acara pelepasan… Read More

4 jam ago
  • MEMO PAGI

Pj Bupati Bangkalan Hadiri Pelepasan Road Bus KPK

BANGKALAN, memo-pagi.com - Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Dr Arief M Edie menghadiri seremoni pelepasan Road… Read More

4 jam ago
  • MEMO PAGI

SMA Negeri 1 Arosbaya Gelar Purna Siswa Angkatan 31 Tahun Pelajaran 2023-2024 di Gedung Rato Ebuh Bangkalan

BANGKALAN, memo-pagi.com – Momen penting SMA Negeri 1 Arosbaya kini baru selesai digelar berupa penyelenggaraan… Read More

5 jam ago
  • MEMO PAGI

33 Titik Ruas Jalan Kabupaten Akan Diperbaiki Tahun Ini, Sebagian Menggunakan E-Katalog

BANGKALAN, memo-pagi.com - Selasa 21 Mei 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berencana akan memperbaiki 33… Read More

5 jam ago